Tiongkok Cari 10 Astronot Baru Tahun Ini

Penulis: Reza Perdana

Tiongkok Cari 10 Astronot Baru Tahun Ini

Astronot pertama Tiongkok, Yang Liwei (paling kanan) (Asia One)

Rabu, 7 Juni 2017 | 17:13

Analisadaily - Wakil Direktur Kantor Teknik Antariksa Tiongkok, sekaligus astronot pertama Tiongkok yang pergi ke luar angkasa, Yang Liwei mengatakan, negaranya akan memilih angkatan ketiga astronot tahun ini untuk rencana eksplorasi antariksa berawak.

"Bets baru ini akan memiliki 10 sampai 12 astronot, termasuk di dua orang wanita," kata Yang dalam sebuah wawancara dengan China Youth Daily, seperti dilansir dari Asia One, Rabu (7/6).

Tiongkok telah menyelesaikan dua langkah pertama dalam proses tiga langkah: mengirim pesawat ruang angkasa berawak ke angkasa; Melakukan kegiatan ekstravistik dan bergerak docking serta mendirikan laboratorium ruang angkasa.

Langkah ketiga adalah membangun stasiun antariksa berawak jangka panjang.

"Setelah pesawat ruang angkasa kargo Tianzhou 1 berlabuh dengan lab ruang Tiangong II, mengisi bahan bakar dan memasok ulang pada bulan April, Tiongkok menyelesaikan percobaan dan tes pada misi laboratorium berawak," sebut Yang.

Yang juga mengatakan, selama langkah ketiga untuk membangun stasiun luar angkasa, eksperimen ilmiah lebih banyak akan dilakukan, yang membutuhkan astronot untuk memiliki lebih banyak keahlian.

"Astronot pada angkatan pertama diharuskan memiliki gelar sarjana dan lisensi pilot, tapi sekarang, astronot baru akan fokus pada sisi teknik, mereka harus memiliki gelar master untuk bekerja sebagai insinyur dan periset," ucapnya.

Astronot baru akan menghadapi standar fisik yang lebih rendah, yang ditetapkan untuk astronot masa lalu dalam seleksi dan pelatihan. Namun mereka harus memiliki daya tahan mental yang lebih stabil, memungkinkan mereka bekerja di tempat yang kecil dengan pekerjaan berat untuk waktu yang lama.

Pemeriksaan penyakit kronis akan lebih ketat. Orang-orang yang pernah mengalami patah tulang tidak memiliki kesempatan. Operasi apendisitis bisa ditoleransi, tapi operasi apapun di dada tidak dapat diterima.

"Orang yang rabun jauh juga tidak memiliki kesempatan karena tekanan ekstrim saat memasuki ruang angkasa akan dengan mudah menyebabkan detasemen retina," terang Yang.

Yang menambahkan bahwa menurut rencana awal, Tiongkok bisa memilih astronot baru setiap empat tahun tergantung pada misi dan situasi pelatihan.

Tiongkok akan meluncurkan roket pembawa Long March 5B ke luar angkasa pada 2019, dan setelah itu, roket tersebut akan membantu membawa modul inti stasiun luar angkasa China ke luar angkasa. Shenzhou XII dan Shenzhou XIII spacecrafts akan diluncurkan segera setelah itu.

Namun awak Shenzhou XII akan terdiri dari astronot dari kelompok pertama dan kedua. Tiongkok telah memilih astronot dalam dua kelompok, 14 pada tahun 1990an dan tujuh di tahun 2010.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar