Shaggydog dan Punxgoaran Meriahkan PRSU Akhir Pekan Ini

Shaggydog dan Punxgoaran Meriahkan PRSU Akhir Pekan Ini

Shaggydog

(rzp/eal)

Sabtu, 16 Maret 2019 | 16:33

Analisadaily (Medan) - Empat grup band tanah air dari genre berbeda bakal menghangatkan panggung utama Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) di eks Tapian Daya, Jalan Gatot Subroto, Medan, Sabtu dan Minggu (16-17/2019).

Keempat band tersebut adalah Shaggydog, SPR, Fingerpirnt dan Punxgoaran. Keempat band ini akan menghibur pengunjung PRSU dengan genre masing-masing.

"Malam ini PRSU menampilkan band nasional asal Yogyakarta, Shaggydog di panggung utama. Kami sengaja memilih Shaggydog untuk memenuhi kerinduan para doggies (fans Shaggydog) serta penggemar musik ska dan reggae di Sumut," kata Promotor PRSU 2019, Ferry Budiman Sumbayak, didampingi Setya Dharma.

Disebutkan, lagu-lagu Shaggydog yang asyik bakal mengundang para doggies bergoyang ska dengan kepala menoleh kanan-kiri. Siku tangan bergantian mengarah ke depan. Lalu, kaki diangkat satu per satu mengikuti irama.

"Walau identik dengan ska, Shaggydog tak meninggalkan genre lainnya yang diwarnai punk, jazz, rock, swing, reggae, dan bahkan dangdut," sebutnya.

Sebelum Shaggydog naik panggung, penonton lebih dulu akan dipanaskan penampilan pencocor punk asal Medan yang sudah tidak asing lagi, yakni SPR.

Besok, lanjutnya, di panggung yang sama PRSU akan mengguncang para penggemar sejati musik Metal Hardcore lewat tampilan band Fingerprint yang berasal dari Kota Medan, tetapi memiliki reputasi di tingkat nasional hingga internasional.

"Bagi yang rindu lagu-lagu Fingerprint dan keriuhan musik metal era 90-an, silahkan datang nonton Fingerprint," ucap Ferry.

Tidak hanya Fingerprint, di panggung yang sama juga bakal tampil grup Punxgoaran bergenre punk rock. Seperti diketahui, band asal Pematang Siantar ini tiba-tiba meledak namanya di jagad sosmed setelah meluncurkan kembali lagu 'Sayur Kol' dengan versi mereka. Band Differencia akan membuka konser mereka.

PIC Media PRSU 2019, Diurnanta Qelanaputra, dalam kesempatan yang sama menjelaskan, PRSU tidak lagi mengutip bayaran untuk menonton band-band di panggung utama yang shownya dimulai pukul 22.30 WIB.

"Bag calon penonton cukup membeli tiket masuk Rp 25.000 di loket pintu masuk. Bebas menonton di panggung utama maupun mengunjungi spot dan stand yang ada di dalam PRSU. Hal yang sama berlaku pada hari-hari lain. Pada hari kerja, tiket dewasa lebih murah, Rp 20.000 per orang," jelasnya.

Selain di panggung utama, setiap malam di panggung lainnya, Panggung Keong, juga digelar pertunjukan seni budaya dari masing-masing pemerintah kota dan kabupaten yang menjadi peserta PRSU tahun ini.

"Nah, yang rindu kampung halaman boleh menebusnya di panggung keong," ungkapnya.

Berbagai kuliner juga tersedia bagi pengunjung di Food Court PRSU maupun stand makanan dengan harga terjangkau. Juga ada stand produsen otomotif, busana, elektronik, produk perbankan, good consumer, dan lain-lain.

(rzp/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar