Sebelas Wanita Tua Penakluk Puncak Gunung Bolivia

Penulis: Christison Sondang Pane | Editor: Eka Azwin Lubis

Sebelas Wanita Tua Penakluk Puncak Gunung Bolivia

Lydia Huayllas beserta teman-temannya sedang melakukan pendakian (Huffington Post)

Senin, 23 Mei 2016 | 09:10

Analisadaily - Selama bertahun-tahun, Lydia Huayllas, sudah menjadi juru masak di base camp para pendaki gunung curam di lereng Glasial Huayana Potosi, Puncak Andes di La Paz, Bolivia, dengan ketinggian 19.974 kaki atau 6.088 mdpl.

Tidak ingin hanya sebagai penyedia jasa, wanita berusia 48 tahun itu beserta sepuluh perempuan adat lainnya memutuskan untuk mendaki salah satu gunung tertinggi di Corldillera, Bolivia, yakni Illimani. Ketinggiannya mencapai 21.122 kaki atau 6.438 mdpl.

Sebelas wanita yang usianya antara 42-52 tahun inipun mendaki menggunakan peralatan tradisional, termasuk crampon, sepatu boot, helm, tali dan tidak lupa rok tradisional yang lebar.

Lydia Huayllas sedang menuju puncak tertinggi di Bolivia (Reuters)

Lydia Huayllas sedang menuju puncak tertinggi di Bolivia (Reuters)

"Orang lain banyak yang melakukan pendakian. Sebab itu, saya dan teman-teman juga ingin mendaki ke puncak untuk mencari tahu sendiri apa yang ada di sana," kata Huayllas, dilansir dari Reuters, Senin (23/5).

Sebelum mendaki puncak Illimani, mereka lebih dulu menyelesaikan pendakian di gunung-gunung tinggi seperti Acontango, Parinacota, Pomarapi dan Huayna Potosi.

Seorang pendaki, Dora Magueno (50), menceritakan pengalamannya ketikan menaklukkan puncak Potosi.

"Pengalaman pertama saya di puncak Huayna Potosi. Saya sampai menangis dan penuh emosi di sana. Saat itu saya masih kuat dan mampu menaklukkan delapan gunung," kata Dora Magueno.

Selanjutnya, kesebelas wanita ini berencana untuk menancapkan bendera Bolivia di Puncak Aconcagua yang memiliki ketinggian 22.841 kaki atau 6.961 mdpl. Gunung itu terletak di Argentina dekat perbatasan dengan Chile.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar