Satu-satunya Badak Jantan Sumatera di Malaysia Meninggal Dunia

Penulis: Christison Sondang Pane

Satu-satunya Badak Jantan Sumatera di Malaysia Meninggal Dunia

Badak Sumatera di Sabah, Malaysia (Channel News Asia)

Senin, 27 Mei 2019 | 19:52

Analisadaily - Badak jantan Sumatra terakhir yang bertahan hidup di Malaysia telah mati pada hari ini, Senin 27 Mei 2019, usai kesehatan yang memburuk.

“Dengan hati yang berat kami berbagi berita tragis, bahwa Tam, badak Sumatera jenis kelamin laki-laki yang terakhir Malaysia, telah meninggal. Kami akan membagikan rincian lebih lanjut pada waktunya, tetapi saat ini kami perlu waktu untuk meratapi kepergiannya, ”kata Borneo Rhino Alliance melalui Facebook.

Menteri Pariwisata, Kebudayaan dan Lingkungan Sabah, Christina Liew, pekan lalu mengatakan, kesehatan Tam semakin memburuk dan ia telah menjalani pengobatan karena buruknya fungsi beberapa organ internalnya.

Dilansir Sebelumnya, Tam ditangkap tim satwa liar pada Agustus 2008 di sebuah perkebunan kelapa sawit di kota Tawau.

Tim dari Departemen Margasatwa Sabah, SOS Badak dan WWF-Malaysia memberi makan dan berteman dengan Tam selama seminggu, sebelum membujuknya masuk ke dalam peti. Tam diperkirakan berusia 20-an tahun ketika ia dibawa ke Suaka Margasatwa Hutan Tabin.

Kematian Tam kini membuat Iman sebagai badak Sumatera betina terakhir yang masih hidup di Malaysia, WWF-Malaysia.

“Hilangnya Tam menjadi panggilan untuk sesuatu yang harus kita lakukan berikutnya. Satwa liar kita membutuhkan perlindungan sekarang dan suka atau tidak, kita adalah satu-satunya harapan mereka, " kata Liew dilansir dari Channel News Asia, Selasa (27/5).

Kematian Tam memberi tekanan pada upaya berkelanjutan bagi para konservasionis yang berharap menggunakan teknik fertilisasi in-vitro untuk menciptakan keturunan.

Direktur Departemen Satwa Satwa Liar, Augustine Tuuga menyampaikan, ada masalah dengan rahim Iman dan dia tidak bisa hamil, tetapi masih bisa menghasilkan telur.

"Kita hanya harus menjaga badak yang tersisa. Hanya itu yang bisa kita lakukan, dan coba jika mungkin untuk bekerja dengan Indonesia," katanya.

menurut World Wildlife Fund, setelah ditemukan sejauh India timur dan di seluruh Malaysia, badak Sumatera hampir musnah, dengan kurang dari 80 yang tersisa. Hanya beberapa makhluk yang tersisa di belantara Indonesia.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar