Ratusan Pemilik Properti di 40 Kota Gabung Bersama OYO

Ratusan Pemilik Properti di 40 Kota Gabung Bersama OYO

Aplikasi OYO di-smartphone.

(rel/rzd)

Selasa, 5 Maret 2019 | 16:45

Analisadaily - Hanya dalam waktu 4 bulan sejak resmi beroperasi di Indonesia, OYO Hotels, jaringan hotel berbasis teknologi terbesar di Asia Tenggara dengan pertumbuhan tercepat di dunia, tumbuh menjadi mitra pilihan bari para pemilik properti di Indonesia.

Tercatat lebih dari 340 pemilik properti telah bergabung dengan OYO, dengan jumlah hotel yang dikelola mencapai lebih dari 360 hotel dengan 11.000 kamar eksklusif yang tersebar di 40 kota di Indonesia.

Country Head OYO Hotels & Homes Indonesia, Rishabh Gupta mengatakan, angka ini menunjukkan pertumbuhan 10 kali lipat hanya dalam kurun waktu 4 bulan sejak OYO beroperasi di Indonesia.

Dari 360 properti tersebut, lebih dari 260 hotel telah beroperasi, sementara lainnya dalam tahap transformasi. Pemilik properti mengaku, secara rata-rata tingkat penghunian hotel mengalami kenaikan mencapai 75% sejak bergabung bersama jaringan OYO.

“Kami berkomitmen serius dalam memberdayakan pemilik hotel lokal. Kini, OYO telah menjadi pilihan utama bagi para pemilik properti di indonesia diantara jaringan hotel serupa lainnya,” katanya Selasa (5/3).

Selain memberikan teknologi yang mudah digunakan (user-friendly technology), OYO senantiasa menjalin kerja sama yang erat dengan para mitra, memberikan fasilitas dan pendampingan dalam pengelolaan properti, mulai dari pelatihan staf hingga pengawasan operasional hotel secara rutin.

“Solusi menyeluruh ini memastikan para mitra pemilik properti dapat memberikan pengalaman menginap dengan kualitas yang terjamin dan terstandarisasi bagi para tamu, sehingga mampu mendapatkan rating ulasan yang lebih tinggi di berbagai situs,” ucapnya.

Diungkapkannya, segala hal yang berkaitan dengan properti mereka dapat dengan mudah dipantau dan dikelola melalui aplikasi OYO. Selain itu, sistem back-end pihaknya yang kuat, dapat memastikan pelaporan rutin yang transparan dan pembayaran tepat waktu setiap 15 hingga 30 hari.

“Hal ini guna mempermudah para pemilik properti mengatur manajemen cash-flow mereka,” ungkapnya.

Zarialdi, mitra OYO dan memiliki 5 properti di beberapa kota, memberikan tanggapannya tentang komitmen OYO dalam meningkatkan bisnis perhotelannya. Menurutnya, belajar dari pengalaman dalam mengelola bisnis properti selama hampir 1 dekade, dirinya memilih OYO sebagai mitra dalam menjalankan bisnis ini.

“Ketika pertama kali saya bergabung bersama OYO, saya langsung melihat komitmen nyata OYO dalam mengembangkan bisnis, sesuatu yang berbeda. OYO Captain secara berkala mengunjungi properti kami untuk memantau operasional bisnis dan membantu pelatihan staf, mulai dari petugas kebersihan, front office, hingga petugas keamanan,” sebutnya.

Lidya, seorang pemilik properti di Jakarta juga mengatakan, melalui sistem teknologi OYO yang terintegrasi, pihaknya dapat menyelesaikan masalah apapun secara tepat waktu dan efisien. Sebagai pemilik, dirinya benar-benar merasa diuntungkan karena saya memilih bergabung dengan jaringan OYO.

“Saya bisa merasa lebih nyaman dalam mengelola properti saya,” ujarnya.

OYO telah beroperasi di lebih dari 500 kota di India, Cina, Malaysia, Nepal, Inggris, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Filipina, Indonesia, dan Jepang. Mengoperasikan 515.000 kamar secara global per Januari 2019, OYO telah menambahkan lebih banyak kamar dibandingkan dengan gabungan tiga jaringan hotel teratas di dunia.

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar