Punggung Bermasalah, Fiennes Gagal Taklukkan Akonkagua

Penulis: Christison Sondang Pane | Editor: Eka Azwin Lubis

 Punggung Bermasalah, Fiennes Gagal Taklukkan Akonkagua

Sir Ranulph Fiennes (Daily Mail)

Senin, 23 Januari 2017 | 10:14

Analisadaily - Penjelajah gunung berusia 72 tahun, Sir Ranulph Fiennes, terpaksa membatalkan rencana pendakiannya ke puncak tertinggi di Amerika Selatan akibat mengalami masalah pada punggungnya.

Padahal, beberapa jam lagi dia sudah mencapai puncak Akonkagua di Pegunungan Andes.

"Saya hanya beberapa jam lagi sampai ke puncak, tetapi punggung bermasalah sehingga saya tidak bisa melanjutkan. Saya sangat frustrasi, namun saya tidak bisa mengabaikan rasa sakit," kata Fiennes, dilansir dari Daily Mail, Senin (23/1).

"Selanjutnya, saya akan pulang ke Inggris dan melihat keadaan sebelum melakukan hal lain. Dengan jumlah latihan yang sama, kita tidak bisa berharap hasil yang sama. Begitu juga dengan keberhasilan, dalam tantangan ini tidak ada jaminan," ujarnya.

Sir Ranulph Fiennes (jaket biru) dibantu berjalan menuju helikopter (Daily Mail)

Sir Ranulph Fiennes (jaket biru) dibantu berjalan (Daily Mail)

Pendakian ini dilakukan karena Sir Ranulph Fiennes ingin memecahkan rekor sebagai orang pertama yang menyeberangi dua kutub es dan gunung-gunung tertinggi di tujuh benua.

Selain itu, Fiennes mendaki gunung dengan ketinggian 6.691 meter atau 22.838 kaki karena ingin mengumpulkan dana amal untuk Charity Marie Curie.

Sir Ranulph Fiennes menuju helikopter (Daily Mail)

Sir Ranulph Fiennes menuju helikopter (Daily Mail)

Sejauh ini, Sir Ranulph Fiennes sudah pernah sampai ke puncak Gunung Kalimanjaro di Afrika Selatan, Gunung Elbrus di Eropa dan Gunung Vinson di Antartika. Dia juga sudah menaklukkan puncak Gunung Everest tahun 2009 untuk ketiga kalinya.

Meski memiliki sakit jantung dan sudah pernah menjalani operasi bypass, Fiennes tetap akan tetap melanjutkan penjelajahannya.

Untuk melengkapi rekor dunianya, Fiennes akan kembali meneruskan perjalanan ke Akonkagua, Puncak Jaya di Papua dan puncak tertinggi di Amerika Utara, Denali.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar