Pria Lamar Kekasih Sesaat Sebelum Balon Udara Jatuh

Penulis: Elfa Harahap | Editor: Reza Perdana

Pria Lamar Kekasih Sesaat Sebelum Balon Udara Jatuh

Sepasang kekasih yang jadi korban jatuhnya Balon Udara di kanada (ABC News)

Rabu, 31 Mei 2017 | 10:36

Analisadaily - Balon udara di Kanada, yang ditumpangi oleh 10 orang terjatuh setelah menabrak pohon di ketinggian 25 kaki. Dari 10 orang penumpang, dua diantaranya adalah pasangan kekasih bernama Stephen Martin dan Christine Peters.

Sesaat sebelum balon mengalami kecelakaan, Stephen baru saja melamar kekasihnya, Christine. Keduanya juga sama-sama memiliki pengalaman pertama kali menaiki balon udara.

Sebelumnya, mereka telah merencanakannya selama berbulan-bulan karena naik balon udara adalah mimpi masa kecil Christine.

"Itu terjadi begitu cepat. Saya tidak bisa berpikir lagi. Kami benar-benar ketakutan," kata Jeffrey Scott, seorang programmer industri dari Edmonton.

Kecelakaan terjadi diakibatkan cuaca yang buruk. Atas insiden ini, tidak ada korban. Dilansir dari ABC News, Rabu (31/5), beberapa penumpang hanya menderita luka ringan.

"Saya benar-benar senang kami bisa selamat. Ini seperti petualangan gila. Ditambah, semua terjadi ketika saya melamarnya. Ini membuat sebuah cerita yang menakjubkan," kata Stephen.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar