Perubahan Iklim Sebabkan Banjir Lebih Awal

Penulis: Elfa | Editor: Reza Perdana

Perubahan Iklim Sebabkan Banjir Lebih Awal

Banjir di Eropa (BBC)

Jumat, 11 Agustus 2017 | 14:16

Analisadaily - Perubahan iklim berdampak signifikan pada waktu terjadinya banjir di berbagai sungai seluruh Eropa selama 50 tahun terakhir. Di beberapa daerah, seperti Inggris selatan, banjir terjadi 15 hari lebih awal dari yang terjadi setengah abad lalu.

Namun perubahannya tidak seragam dengan sungai-sungai di sekitar Laut Utara. Di kawasan ini, banjir justru lebih lambat delapan hari. Banjir dipengaruhi oleh berbagai faktor selain curah hujan, seperti kelembaban tanah.

Penelitian mengamati 4.262 stasiun hidrometri di 38 negara dari tahun 1960. Analisis menjelaskan, dampak perubahan iklim kompleks terhadap banjir di sungai. Perubahan yang paling konsisten terjadi di Eropa timur laut di sekitar Skandinavia. Dimana, salju sebelumnya meleleh akibat suhu yang lebih hangat yang menyebabkan banjir musim semi. Sekitar 50% stasiun pemantauan melihat banjir delapan hari lebih awal.

"Ini adalah interaksi antara curah hujan yang ekstrem dan banyaknya curah hujan," kata peneliti utama, Prof. Günter Blöschl, dari Universitas Teknik Wina, seperti dilansir dari BBC News, Jumat (11/8).

Para ilmuwan percaya, hal ini disebabkan oleh perubahan Osilasi Atlantik Utara (NAO), fenomena cuaca yang mendorong badai melintasi lautan ke Eropa. NAO didorong oleh perbedaan tekanan atmosfer antara Kutub Utara dan Khatulistiwa. Perubahan suhu yang baru-baru ini terjadi di Arktik mengganggu tingkat tekanan ini dan mengubah jalur osilasi dan badai.

"Daerah yang terkena dampak NAO lebih sulit dikenali dengan pemanasan global antropogenik," tambah Prof. Günter Blöschl.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar