Perubahan Iklim Merugikan Ekonomi Global

Penulis: Elfa Harahap | Editor: Ria Situmorang

Perubahan Iklim Merugikan Ekonomi Global

Ilustrasi (Huffingtonpost)

Rabu, 29 Juni 2016 | 09:39

Analisadaily - American Association for Advancement of Science memberikan surat kepada pemerintah terkait perubahan iklim melalui kongres yang belum lama ini mereka laksanakan. Beberapa tuntutan diajukan untuk penanganan iklim secepatnya.

Menurut isi surat, tingkat keparahan perubahan iklim sudah merugikan ekonomi global, sumber daya alam dan kesehatan manusia. Keadaan hanya akan bertambah buruk dalam beberapa dekade mendatang jika tidak ada tindakan secepatnya.

"Perubahan iklim adalah nyata dan sudah terjadi sekarang. Amerika Serikat harus mengurangi emisi gas rumah kaca," kata Rush Holt, CEO Asosiasi Amerika untuk Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan penerbit dari kelompok Ilmu jurnal.

"Kita tidak harus menunda, mengabaikan bukti, atau menjadi takut akan tantangan. Amerika menjadi negara terdepan yang memberikan dampak masalah lingkungan. Dari hujan asam ke lubang ozon," kata Holt, seperti laporan dari Huffingtonpost, Rabu (29/6).

Surat itu mendesak Kongres untuk mengambil tindakan secara substansial mengurangi gas rumah kaca, menyoroti bencana yang disebabkan oleh perubahan iklim yang telah mempengaruhi negara, termasuk kekeringan, gelombang panas, kebakaran hutan dan naiknya permukaan laut. Kegagalan untuk mengambil tindakan bisa mengancam segala sesuatu dari keamanan nasional

"Masih belum jelas sejauh mana perubahan iklim menyebabkan kerusakan lingkungan, sosial, dan ekonomi,” kata Anne Yoder, presiden dari kelompok ahli biologi sistematis.

Sebelumnya, sejumlah kelompok pernah juga mengirim permohonan yang sama pada 2009. Sejak 2009, anggota parlemen telah mengusulkan lebih dari 800 butir undang-undang yang berkaitan dengan perubahan iklim yang sebagian besar gagal.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar