Perbedaan Hotel, Hostel, dan Jenis Penginapan Lainnya

Perbedaan Hotel, Hostel, dan Jenis Penginapan Lainnya

(Ilustrasi)

(rel/rzd)

Selasa, 27 Agustus 2019 | 21:27

Analisadaily - Penginapan merupakan salah satu faktor yang krusial ketika kita pergi berlibur. Selain unntuk tempat beristirahat, kita juga bisa menggunakan fasilitas di penginapan untuk bersantai, kerja, olahraga atau bermain. Memilih penginapan juga harus didasarkan dengan kebutuhan dan kondisi keuangan.

Sebelum kalian booking hotel pastikan kalian tahu perbedaan apa itu hotel, hostel, resort, bed and breakfast dan guest house. Kenapa? Selain faktor budget, fasilitas penunjang juga menunjukan spesifikasi yang berbeda. Akomodasi yang mana yang paing cocok dengan budget dan kebutuhan kita.

Jika kalian hanya menggunakan penginapan untuk tidur dan istirahat saja, cari lah jenis- jenis penginapan yang termasuk ke dalam kategori tersebut. Oleh karena itu kalian perlu tahu mana beda dan fasalitas apa saja yang kalian dapatkan ketika menginap di penginapan tersebut.

Berikut perbedaan jenis- jenis penginapan dan fasilitas yang mereka miliki:

Guest House

Guest house mempunyai harga yang relatif murah dan fasilitas yang seadanya. Seadanya di sini bukan berarti buruk, tergantung dari guest house masing- masing. Di beberapa guest house, terdapat fasilitas seperti AC, televisi, sarapan pagi, dapur, ruang tamu dan beberapa fasilitas umum lainya yang bisa digunakan bersama tamu lainnya.

Guest house merupakan rumah pribadi yang kemudian disulap untuk penggunaan akomodsi tamu. Tidak seperti hotel, guest house biasanya dilayani oleh para pemilik rumah. Mereka lah yang biasanya menyediakan sarapan dan bertugas menjaga kebersihan guest house. Oleh karena itu, tak bisa sembarang waktu untuk check-in di guest house. Namun di beberapa negara, guest house juga mempunyai staff yang siap 24 jam dalam seminggu.

Rate guest house berbeda- beda tergantung kenyamanan dan fasilitas yang diberikan. Di beberapa negara maju seperti Inggris, guest house juga ada yang memiliki fasilitas layaknya hotel berbintang. Namun rata- rata harga guest house di Indonesia biasanya berada di kisaran harga Rp 200.000 hingga Rp 500.000.

Hostel

Beberapa literasi menyebutkan, konsep hostel pertama kali dikemukakan oleh Richard Schirrmann pada tahun 1909 di Altena Castle, North Rhine-Westphalia yang sekarang masuk ke dalam wilayah Jerman. Dari sana kemudian konsep hostel menyebar hingga akhirnya berujung pada pembentukan International Youth Hostel Federation.

Penginapan ini biasanya berbentuk seperti kamar asrama. Dalam satu kamar akan ada beberapa tempat tidur, artinya, kalian akan tidur bersama dengan tamu lainnya, tentu di kasur yang berbeda. Biasanya satu ruangan bisa diisi oleh 4 sampai dengan 15 orang, tergantung besar- kecilnya ruangan.

Hampir semua fasilitas yang ada di hostel digunakan bersama- sama, dari kamar mandi, mesin cuci, dapur, co-working space, televisi, ruang santai, buku. Sebagian besar hostel menawarkan semacam loker untuk menyimpan barang-barang berharga dengan aman. Rate-nya pun terbilang murah, rata- rata ada di kisaran harga Rp 150 rb ke bawah, tergantung dari fasilitas yang ditawarkan.

Hostel biasanya menjadi pilihan para backpackeruntuk menginap karena harus menekan budget mereka yang terbatas. Hostel bisa dijadikan pilihan bagi kalian yang mempunyai waktu senggang untuk menikmati liburan dalam waktu yang terbatas.

Ada hostel yang menyediakan kamar khusus perumpuan bagi mereka yang tidak nyaman berbagi ruangan dengan pria. Namun kebanyakan hostel memiliki ruangan atau kamar yang bisa diisi oleh pria maupun perempuan dalam satu ruangan, meskipun kadang ada juga tersedia kamar pribadi.

Tempat tidur di hostel biasanya tempat tidur tingkat seperti di asrama- asrama atau pesantren- pesantren di Indonesia. Beberapa hostel mempunyai temanya sendiri, ada yang berupa kapsul, kamar penjara dan barak tentara atau kapal laut.

Perlu diketahui, tidak semua hostel menyediakan sarapan, jika menurut kalian sarapan itu penting, carilah hostel yang menyediakan sarapan ke dalam fasilitas mereka.

Bed and Breakfast

Bed and Breakfast adalah penginapan kecil yang menawarkan akomodasi menginap dan sarapan. Bed and Breakfast biasanya merupakan rumah keluarga pribadi yang memiliki empat sampai sebelas kamar. Selain itu, bed and breakfast biasanya memiliki tuan rumah yang tinggal di rumah tersebut. Tidak ada fasilitas seperti kolam renang, spa, tempat rapat, gym dan fasilitas- fasilitas lain yang biasanya ditawarkan di hotel- hotel berbintang.

Dengan fasilitas yang minimal tersebut, sudah tentu rata- rata harga bed and breakfast juga sangat minimal. Harga rateper kamar Bed and Breakfast di Indonesia biasanya berkisar di harga Rp 200.000 sampai dengan Rp 400.000, tergantung lokasi dan keramaian di setiap kota.

Hotel

Hotel adalah penginapan berbayar yang menyediakan penginapan untuk bermalam dalam waktu jangka pendek. Kata hotel berasal dari bahasa Perancis kuno yang mempunyai arti sama dengan kata hospitality dalam Bahasa Inggris.

Konsep hotel sendiri telah ada dari sejak abad ke-17, saat itu, hotel disediakan untuk para tunawisma atau pegawai- pegawai pemerintahan yang sedang melakukan kunjungan dinas keluar kota. Namun dalam perkembangannya, hotel kemudian menjadi lebih dekat dengan kegiatan yang bersifat komersial.

Salah satu hotel pertama dalam arti modern dibuka di Exeter, Inggris pada 1768. Hotel-hotel berkembang pesat di seluruh Eropa Barat dan Amerika Utara pada awal abad ke-19, dan hotel-hotel mewah mulai bermunculan di bagian akhir abad ke-19.

Setiap hotel memiliki fasilitas berbeda tergantu jenis dan kelasnya masing- masingyang diklasifikasi berdasarkan ukuran, fungsi, kompleksitas, dan biaya. Sebagian besar hotel dan perusahaan perhotelan besar telah menetapkan standar industri untuk mengklasifikasikan jenis hotel.

Biasanya, di setiap hotel, dari hotel bintang 2 smpai bintang 5 terdapat fasilitas- fasilitas seperti layanan resepsionis 24 jam, servis antar dan valet parking, restoran, layanan kamar 24 jam, kolam renang, tempat olahraga, dan lain sebagainya.

Dari segi pelayanan pun hotel dirancang untuk memberikan pelayanan eksekutif pada setiap tamu dengan privasi yang terjamin. Hotel pun dikategorikan ke dalam beberap kategori dan kelas.

Hotel Butik

Konsep hotel butik pertama kali lahir pada tahun 1980-an, saat dua pmilik hotel Ian Schrager dan Steve Rubell menamakan konsep hotel mereka dengan sebutan “butik” karena desain dan furnitur hotel yang berbeda dengan hotel- hotel biasanya. Dari sana konsep hotel butik semakin populer.

Hotel butik jadi banyak pilihan turis untuk menghabiskan waktu istirahat karena harganya yang terbilang lebih murah dibanding hotel berbintang, namun memiliki staff dan manajemen layaknya hotel- hotel berbintang. Tidak seperti kamar di hotel- hotel kelas melati, di hotel budget, kebersihan dan kenyamanan kamar sangat diperhatikan.

Memiliki ruang kamar yang sangat terbatas, namun mempunyai interior ruangan yang minimalis, unik, bahkan terkadang lebih bagus dibanding interior kamar hotel- hotel bintang 4. Selain harganya yang lebih terjangkau, hotel butik juga memiliki konsep yang unik dan lucu bagi para penggemar desain interior dan hanya memiliki kamar kurang dari 100 kamar.

Hotel- hotel butik biasanya berlokasi di kota- kota besar yang memiliki traffic pengunjung yang cukup tinggi. Di Indonesia hotel- hotel butik banyak ditemukan di tempat- tempat wisata seperti Yogyakarta, Bandung dan Bali. Hotel- hotel butik juga kadang ditemukan di resort- resort tekenal dengan fasilitas eksotis seperti spa, yoga dan kelas melukis.

Hotel butik sangat cocok untuk para pelancong berbudget minimal yang hanya menumpang tidur, atau mereka yang hanya menggunakan fasilitas hotel untuk beristirahat saja.

Hotel Budget

Merupakan salah satu jenis atau kelas hotel yang sedang berkembang secara bisnis di tengah maraknya pembangunan hotel dan perkembangan pariwisata yang terjadi saat ini. Hotel ini hanya menyediakan tempat tidur, AC, meja kerja, kamar mandi dan sarapan sederhana bagi setiap tamunya. Ukuran kamar di hotel- hotel budget juga cenderung lebih kecil dibandingkan ukuran kamar hotel konvesnional.

Hotel- hotel yang termasuk ke dalam kategori ini biasayanya memberikan layanan standar sesuai dengan yang diperlukan oleh tamu sehingga tamu tidak perlu membayar lebih untuk hal- hal lain yang tidak mereka perlukan.

Rata- rata hotel budget sekarang dibuat oleh beberapa jaringan hotel besar seperti Ibis Budget, Hampton Inn, Holiday Inn Express dan Four Points by Sheraton. Maka jangan aneh, meski harganya terbilang murah, pelayanan yang diberikan cukup memuaskan bagi para tamu yang menginap.

Extended Stay Hotel

Merupakan jenis penginapan dengan fitur yang tidak tersedia di hotel standar. Fitur-fitur ini dimaksudkan untuk memberikan lebih banyak fasilitas seperti di rumah. Di Indonesia, konsep ini lebih dikenal dengan apartemen hotel.

Resort

Resort sebenarnya mempunyai padanan katanya sendiri dalam bahasa Indonesia yang disebut Sanggraloka. Sayangnya, istilah ini masih sangat jarang digunakan oleh resort- resort atau jaringan hotel di Indonesia yang lebih memilih menggunakan kata resort agar familiar di telinga tamu.

Resort biasanya dibangun di pinggir pantai atau kaki bukit pegunungan yang mempunyai bentang alam yang indah. Konsep penginapannya pun memiliki nuansa yang rekreatif. Biasaya di dalam resort terdapat fasilitas yang lumayan kumplit agar tamu bisa leluasa menghabiskan waktunya di resort yang telah mereka sewa, seperti taman bermain, kolam renang hingga pusat perbelanjaan.

Resort- resort buatan Disney adalah salah satu resort atau sanggraloka yang berhasil secara komersial. 

Air BnB

Mempunyai konsep yang sama dengan guest house, bed n breakfast dan juga hostel, tergantung dari penginapan yang disewakan. Air BnB sendiri merupakan aplikasi daring yang ditujukan untuk memudahkan penggunanya mencari penginapan di setiap kota yang mereka singgahi. Bentuk penginapan yang disewakan bisa berbentuk rumah, kamar, kos- kosan bahkan gudang tergantung mereka yang menyewakan.

Saat ini, Airbnb mencakup 2.000.000 properti di 34.000 kota dan 191 negara. Sayangnya, di beberapa kota- kota besar menyewa ruangan atau kamar di Air BnB termasuk ke dalam kegiatan ilegal. Kota- kota besar seperti Barcelona, Paris, Berlin , Amsterdam dan London mempunyai aturan yang cukup ketat bagi setiap warganya yang menyewakan ruangan atau kamar di situs yang bermarkas di San Fransisco pada tahun 2008 lalu.

Di Indonesia AirBnB diminta untuk mengikuti peraturan yang ada di dalam negeri. Penginapan dan ruangan yang disewakan di aplikasi daring tersebut harus terdaftar dan membayar pajak ke pemerintah daerah setempat.

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar