New Horizons Akan Ambil Gambar Ultima Thule

Penulis: Elfa Harahap | Editor: Christison Sondang Pane

New Horizons Akan Ambil Gambar Ultima Thule

Ulitma Thule (BBC)

Rabu, 19 Desember 2018 | 20:22

Analisadaily - Pesawat luar angkasa milik NASA, New Horizons, akan mengambil gambar Ultima Thule untuk pertama kalinya. Pesawat itu akan melewati Ultima Thule tepat pada tahun baru .

Ultima yang memiliki lebar sebesar 30km memiliki jarak sekitar 6,5 miliar km dari Bumi. Ada beberapa kekhawatiran tentang benda-benda berbahaya yang akan mengelilingi Ultima.

Namun, para peneliti akan berusaha mendapatkan berbagai foto tanpa melewatkan momen terpenting. Dilansir dari BBC, Rabu (19/12), New Horizon sendiri telah tiga tahun berada di luar angkasa untuk meneliti Ultima.

Tahun baru mendatang menjadi momen yang paling bersejarah dan menjadi jarak terdekat New Horizon dengan Ultima. Tantangannya, para awak harus tahu kapan harus mengarahkan pesawat atau berisiko merasakan ruang kosong dan melayang dengan kecepatan 51.000 km / jam.

"Bisakah kita terbang 3.500 km dari objek dan mendapatkan semua gambar tepat ke sasaran, dan tidak melewatkan apa pun? Itulah kegembiraan bagi saya. Itulah tantangannya," kata Manajer Operasi Misi, Alice Bowman.

Ultima Thule merupakan benda langit yang terbilang kecil. Benda itu baru ditemukan empat tahun lalu oleh teleskop Hubble dalam pencarian target potensial yang dapat dijangkau New Horizon setelah pertemuan Pluto.

Awalnya diberi nama sebagai (486958) 2014 MU69, kemudian diberi julukan Ultima Thule. Seperti banyak objek luar angkasa, kemungkinan Ultima terdiri dari debu dan es yang datang bersamaan pada awal Tata Surya lebih dari 4,5 miliar tahun yang lalu.

Teori menjelaskan, ukuran ultima seharusnya membuatnya berbentuk memanjang atau lobular.  Permukaannya seharusnya sangat gelap, setelah terbakar selama ribuan tahun oleh radiasi energi tinggi - sinar kosmik dan sinar-X.

Data yang diperoleh New Horizon akan mempelajari bentuk, komposisi, dan lingkungan Ultima. Para ilmuwan berharap Ultima dapat memberikan wawasan tentang bagaimana benda-benda langit jauh ini terbentuk.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar