Mengapa Bunga Mawar Mahal Menjelang Valentine?

Penulis: Ria Situmorang | Editor: Lely Novita

Mengapa Bunga Mawar Mahal Menjelang Valentine?

Ilustrasi (Asia One)

Jumat, 12 Februari 2016 | 08:22

Analisadaily - Hari Valentine mungkin adalah hari yang paling ditunggu-tunggu oleh para wanita sekaligus hari yang membuat pusing para lelaki. Kaum pria secara tidak langsung dipaksa keadaan untuk memberikan sesuatu yang istimewa kepada sang pujaan hati menjelang Hari Kasih Sayang ini.

Valentine rasanya tidak lengkap tanpa bunga mawar. Namun, budaya ini harus kita bayar mahal karena bunga mawar harganya akan melambung tinggi ketika hari Valentine datang.

Para penjual bunga biasanya tahu Anda tidak akan mempermasalahkan harga ketika memberikan sesuatu pada orang yang Anda sayangi, makanya mereka menaikkan harga demi untuk merayakan momen sekali setahun tersebut, seperti yang dilansir dari laman Asia One, Jumat (12/2).

Petani kebun mawar biasanya akan memotong masa panen demi memproduksi lebih banyak bunga mawar di Hari Valentine. Maka dari itu 10 atau 12 minggu sebelum Hari Valentine biasanya sedikit sekali bunga mawar yang dijual.

Kebanyakan mawar juga adalah hasil impor dari luar negeri bukan hanya dari perkebunan lokal, sehingga terkadang supplier harus membayar lebih untuk biaya ongkos kirim dan membuat harga mawar juga akan semakin melambung.

Ketika sampai di penjual bunga, mawar juga harus dijaga kelembabannya agar tidak membusuk. Mawar juga harus disusun, dibungkus dan dihias untuk memuaskan pelanggan yang pastinya akan lebih merogoh kocek Anda lebih dalam.

Karena harga bunga biasanya akan melambung selama perayaan ini, cobalah untuk mencari alternatif lain. Anda  bisa menikmati makan malam bersama karena pada dasarnya Hari Valentine adalah hari di mana pasangan saling menunjukkan kasih sayang dan apresiasinya satu sama lain. 

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar