Lubang Hitam Tertua Jauh Lebih Besar dari Matahari

Penulis: Elfa Harahap | Editor: Reza Perdana

Lubang Hitam Tertua Jauh Lebih Besar dari Matahari

Lubang hitam tertua (Fox News)

Jumat, 8 Desember 2017 | 12:35

Analisadaily - Para astronom telah menemukan lubang hitam supermasif tertua yang pernah ditemukan sejauh ini. Lubang hitam ini diklaim jauh lebih besar dibandingkan Matahari. Setidaknya, lubang hitam 800 juta kali massa matahari.

Lubang hitam raksasa yang baru ditemukan terbentuk 690 juta tahun setelah Big Bang. Lubang hitam tertua melepaskan sejumlah besar cahaya yang luar biasa saat mereka menghancurkan bintang dan ‘memakan’ material bintang.

Lubang hitam tertua tersebut diperkirakan menjadi objek paling terang di alam semesta. Dilansir dari Fox News, Jumat (8/12) ke depannya peneliti masih ingin mempelajari bagaimana lubang hitam mencapai ukuran yang sangat besar.

"Lubang hitam ini sangat terang, sehingga menjadi objek paling pas untuk melanjutkan penelitian dalam mempelajari awal alam semesta," kata salah satu peneliti, Bañados.

Para peneliti mendeteksi dan menganalisis lubang hitam di jarak ULAS J1342 + 0928 menggunakan salah satu teleskop Magellan di Observatorium Las Campanas di Cile, serta Teleskop Binocular Besar di Arizona dan teleskop Gemini North di Hawaii.

Lubang hitam baru ini juga menarik bagi ilmuwan karena berasal dari zaman reionisasi, yakni zaman ketika alam semesta muncul dari zaman kegelapan. Zaman ini merupakan zaman transisi terbesar alam semesta dan salah satu batas arus astrofisika.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar