Jumlah Plastik di Samudera Pasifik Meningkat Pesat

Penulis: Elfa Harahap | Editor: Reza Perdana

Jumlah Plastik di Samudera Pasifik Meningkat Pesat

Berbagai sampah plastik di laut (BBC)

Minggu, 25 Maret 2018 | 13:04

Analisadaily - Plastik terus menjadi masalah lingkungan yang belum dapat diatasi. Alih-alih dapat mengatasinya, jumlah plastik, khususnya yang masuk ke laut justru semakin meningkat.

Misalnya di Samudera Pasifik, antara California dan Hawaii, jumlah plastik meningkat menjadi 80.000 ton. Angka ini 16 kali lebih tinggi dari yang dilaporkan sebelumnya.

"Konsentrasi plastik meningkat. Saya pikir situasinya semakin buruk," kata Laurent Lebreton dari The Ocean Cleanup Foundation di Delft, Belanda.

"Ini benar-benar menyoroti urgensi agar masyarakat bisa mengambil tindakan dalam menghentikan masuknya plastik ke laut, dan juga mengambil langkah-langkah untuk membersihkan plastik yang telah ada di laut," lanjutnya.

Para peneliti menggunakan perahu dan pesawat untuk memetakan daerah ini di Pasifik Utara, di mana arus dan angin menyebabkan sampah laut, termasuk plastik, rumput laut dan plankton, berkumpul di satu titik.

Dilansir dari BBC, Minggu (25/3), upaya pemetaan selama tiga tahun menunjukkan polusi plastik meningkat secara eksponensial, dan lebih cepat dari yang diperkirakan. Mikroplastik menyumbang 8% dari total massa plastik di area seluas 1,6 juta km persegi.

Dari sekitar 1,8 triliunan plastik, termasuk pula sampah jaring ikan, mainan, bahkan dudukan toilet. Plastik semakin meningkat setelah gempa bumi dan tsunami melanda Jepang tahun 2011. Menyumbang 20% plastik di lautan.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar