Duren Awak, Salah Satu Destinasi Wisata Kuliner Medan

Duren Awak, Salah Satu Destinasi Wisata Kuliner Medan

Buah durian khas Medan.

(rel/rzd)

Kamis, 29 Maret 2018 | 12:27

Analisadaily (Medan) - Sebagai kota besar ke-3 setelah Jakarta dan Surabaya, Medan menjadi salah satu kota yang sering dikunjungi wisatawan dalam negeri maupun luar negeri. Saat berkunjung ke Medan, wisatawan bisa menikmati berbagai wisata sejarah hingga wisata kuliner.

Untuk wisata kuliner, salah satunya adalah dengan menikmati buah khas Kota Medan sendiri, yaitu durian. Meski di daerah lain juga bisa didapati, namun untuk durian Medan memiliki cita rasa tersendiri yang banyak diakui wisatawan.

Seperti buah durian yang bisa didapati di Duren Awak, salah satu tempat jual durian yang ada di Kota Medan, tepatnya di Jalan Patimura, Kecamatan Medan Baru. Pengunjung bisa menikmati kenikmatan buah durian berasal dari berbagai petani yang ada di Sumatera Utara (Sumut).

Marcom Durian Awak, Anwar Arif Sabil Siregar mengatakan, buah-buah durian yang disediakan pihaknya berasal dari daerah-daerah penghasil durian di Sumut, seperti dari Sipirok, Sibolga, Tarutung, Bahorok, dan daerah-daerah penghasil durian lainnya.

“Durian Medan paling paten kualitasnya dibanding daerah lain. Maka banyak yang bilang jika makan durian merupakan destinasi wajib saat wisatawan berkunjung ke Medan,” kata Anwar, Kamis (29/3).

Diterangkan Anwar, Duren Awak memberikan sensasi makan durian yang berbeda dengan tempat-tempat lain. Hanya dengan membayar Rp 50.000, pengunjung bisa makan durian sepuasnya. Namun dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku.

“Ketentuannya seperti makan di tempat, wajib habis, dan nggak boleh sisa. Kalau untuk kualitas, durian yang ditawarkan di sini kualitas premium,” terangnya.

Anwar menyebut, Duren Awak juga menyediakan pulut sebagai panganan lengkap untuk menikmati durian. Disediakan pulut sebagai salah satu pelengkap, karena masyarakat Medan sangat suka makan durian dengan pulut.

“Itu salah satu karakter. Durian di sini juga berkualitas, dan kalau tidak enak bisa dipulangkan, karena kita tidak bisa batasi selera orang,” tandasnya.

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar