Dragon, Kucing Berkepala Dua jadi Bintang Viral

Penulis: Aldi Aulia Anwar | Editor: Reza Perdana

Dragon, Kucing Berkepala Dua jadi Bintang Viral

Bayi kucing berkepala dua dari Rusia (Mirror)

Minggu, 27 Maret 2016 | 21:06

Analisadaily - Seekor kucing bernama Dragon di Voronezh, selatan-barat Rusia, menjadi bintang dan perbincangan banyak orang di dunia maya atau viral baru-baru ini. Kucing yang baru lahir ke muka bumi ini memiliki kepala dua, sehingga menyita perhatian dunia maya.

Akan tetapi, dari dua kepala tersebut hanya satu kepala saja yang benar-benar terlihat dan tampak bergerak dengan semestinya.

Atas kondisi yang dialami kucing, sang pemilik yang tidak diketahui namanya memperlakukan hewan malang tersebut dengan perlakuan ekstra khusus untuk mempertahankan peluang hidup si kucing.

“Dragon sangat lemah dan tidak dapat bergerak dengan baik. Sepertinya ia akan sulit untuk menyalurkan makanan yang dikonsumsinya hingga ke perut,” sebut salah satu anggota keluarga pemilik kucing melalui media lokal.

Saat berita ini dilansir dari Mirror, Minggu (27/3), Dragon masih hidup. Namun, sejumlah dokter hewan merasa optimis Dragon dapat bertahan hidup lebih lama lagi.

Janus Cats

Fenomena yang dialami kucing malang ini dikenal sebagai sindrom Janus, atau disebabkan oleh kondisi yang disebut diprosopus. Di mana itu merupakan kondisi cacat yang dialami oleh makhluk hidup sejak lahir dengan memiliki 1 tubuh lengkap dengan kepala dua. Kondisi ini tidak hanya dialami oleh hewan saja, namun manusia juga dapat mengalami hal tersebut.

Pada kucing, kondisi ini sering disebut janus cats, dan tercatat ada seekor kucing yang mengalami kondisi ini dapat bertahan hidup lama. Fank dan Louie adalah nama kucing tersebut yang berasal dari Millbury, Massachusetts, Amerika Serikat (AS).

Kucing tersebut bahkan masuk dalam Guinnes Book of World Record pada 2012 lalu sebagai janus cats yang dapat bertahan hidup lama di dunia dengan usia 12 tahun (September 2011). Pada tahun 2014, kucing tersebut meninggal di usia 15 tahun.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar