DNA Bayi Berusia 11.500 Tahun Ungkap Sejarah

Penulis: Elfa | Editor: Reza Perdana

DNA Bayi Berusia 11.500 Tahun Ungkap Sejarah

Bayi Berusia 11.500 Tahun ditemukan di  situs arkeologi Upward Sun River (BBC)

Minggu, 7 Januari 2018 | 12:17

Analisadaily - Jenazah seorang bayi perempuan berusia 11.500 tahun dari Alaska membuka sejarah tentang penduduk asli orang Amerika. Setelah ditemukan, analisis genetik dan DNA dari bayi perempuan diteliti untuk mengetahui identitasnya.

Hasil penelitian menunjukkan, dia berasal dari kelompok masyarakat kuno yang sebelumnya tidak diketahui. Para ilmuwan mengatakan, apa yang telah mereka pelajari dari DNA-nya sangat mendukung sejarah gelombang imigran yang berpindah ke benua Siberia lebih dari 20.000 tahun yang lalu.

Dimana, wilayah tersebut merupakan pemukiman pertama nenek moyang semua penduduk asli Amerika saat ini.

"Kerangka bayi berusia enam minggu itu ditemukan di situs arkeologi Upward Sun River pada tahun 2013. Masyarakat adat setempat menamakannya Xach'itee'aanenh t'eede gay, atau sunrise girl-child. Ini adalah sisa-sisa manusia tertua yang pernah ditemukan di Alaska, tapi yang sangat menarik di sini, bayi tersebut termasuk populasi manusia yang belum pernah kami lihat sebelumnya," jelas Prof Willerslev dari Universitas Kopenhagen.

"Dia adalah populasi yang paling dekat hubungannya dengan penduduk asli Amerika modern. Dia begitu original," lanjutnya, seperti dilansir dari BBC, Minggu (7/1).

"Itu berarti, bayi bisa memberi tahu kita tentang nenek moyang semua penduduk asli Amerika," lanjutnya.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar