Dianggap Hina Penduduk Asli Amerika, Pamela Dikecam Netizen

Penulis: Christison Sondang Pane

Dianggap Hina Penduduk Asli Amerika, Pamela Dikecam Netizen

Pamela Anderson (Aceshowbiz)

Senin, 4 November 2019 | 10:26

Analisadaily - Beberapa selebriti mendapat pujian karena mengenakan pakaian Halloween yang menarik. Namun ada juga yang sebaliknya, justru mendapat hujatan dari para netizen karena penampilan dianggap ofensif atau sensitif.

Pamela Anderson adalah salah satu seniman yang gagal membuat orang terkesan dengan penampilan pada peringatan Halloween.

Alumni ‘Baywatch’ menerima kecaman setelah berbagi beberapa foto bersemangat di akun Twitter-nya tentang dirinya mengenakan hiasan kepala penduduk asli Amerika. Dalam salah satu foto, aktris Kanada berusia 51 tahun itu mengenakan celana dalam berpinggang tinggi.

Dia menutupi dadanya dengan cat sambil memegang hiasan kepala penduduk asli Amerika di tangan kirinya. Di foto lain, Pamela menatap Derriere sambil bertelanjang dada. Aktris ini tampil menggoda melihat dari balik bahunya ke kamera.

Dia memiliki hiasan kepala yang terlalu besar di kepalanya. Ia menuliskan ‘Selamat Halloween’ dengan keterangan menggunakan emoji hantu.

Dilansir dari Aceshowbiz, Senin (4/11), namun penampilan kostumnya dinilai tidak cocok oleh beberapa orang. Sehingga memancing kontroversi di kalangan warganet.

"Pamela Anderson, wanita kulit putih yang tidak makan binatang karena itu kejam tetapi yang dengan sukarela mempromosikan cemoohan budaya asli dan pembunuhan perempuan pribumi (alias manusia, kadang-kadang saya tahu kadang sulit untuk menemukan satu yang keluar), karena 'modis'?," tulis pengguna media sosial di Twitter.

Foto tweet Pamela Anderson (Aceshowbiz)

Foto tweet Pamela Anderson (Aceshowbiz)

Ada yang lain mengungkapkan, bahwa ia diblokir oleh Pamela setelah men-tweet sebuah meme yang berbunyi ‘berapa kali kita harus melakukan percakapan ini’.

Orang itu bukan satu-satunya yang diblokir Pamela."#pamelaanderson memblokir saya di twitter karena dia dipanggil untuk menjadi seorang munafik dan memposting kostum kepala kostum Halloween-nya. Jadi selebriti dapat lolos dengan apa pun yang mereka inginkan?,” tulis pengguna lainnya.

Komentar lain berbunyi, "Saya diblokir dari akun Pamela Anderson karena saya, seperti banyak orang lain, memberi tahu dia apa yang saya pikirkan tentang foto-foto Halloween yang menghina penduduk asli yang jelek," tulis orang lainnya.

Pamela rupanya menanggapi kritik tersebut dengan hanya men-tweet sebuah tautan ke sebuah artikel dari Perpustakaan Hukum berjudul ‘The Illogic of Cultural Appropriation’.

Ini tiba setelah Pamela menulis surat terbuka kepada Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau yang meminta agar ia menyajikan makanan vegan kepada tahanan.

"Sejak saya bekerja di Baywatch, saya telah memfokuskan banyak pekerjaan advokasi internasional saya pada perlindungan hewan dan lingkungan. Baru-baru ini saya pindah kembali ke Kanada, dan saya punya saran yang akan menghemat uang pembayar pajak Kanada dan meningkatkan kesehatan puluhan ribu orang: Silakan beralih ke menyajikan makanan vegan bergizi di fasilitas pemasyarakatan,” ujar Pamela.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar