Blink 182 Terjebak Dalam Penembakan di Texas

Penulis: Christison Sondang Pane

Blink 182 Terjebak Dalam Penembakan di Texas

Grup band Blink 182 dan kepolisian Texas saat mengamankan lokasi penembakan (Getty Images/Metro)

Minggu, 4 Agustus 2019 | 11:01

Analisadaily – Grup band pop Amerika Serikat, Blink 182, terjebak disebuah pusat perbelanjaan setelah setelah seorang pria bersenjata melepaskan tembakan ke pusat Walmart di Texas, Sabtu (3/8) waktu setempat.

Mengetahui hal itu, salah satu personilnya, Mark Hoppus memberitahukan situasi yang mereka hadapi melalui Twitter pribadinya kepada 2.8 juta pengikutnya.

"Kami terkurung di hotel kami di el paso. Melalui sistem interkom, mereka baru saja mengumumkan, ada laporan penembak aktif lain tepat di seberang jalan di lokasi yang berbeda dari penembakan pertama,” tulisnya.

"Kami akan pergi sarapan ketika petugas keamanan kami mengirim sms, ada penembak aktif di mal yang kami tuju. Melihat lusinan mobil polisi di jalan bebas hambatan dan jalan-jalan permukaan. helikopter. kami kembali ke hotel dan menyalakan berita untuk melihat apa yang terjadi,” ia melanjutkan tweet-nya.

“Kemudian interkom mengatakan ada laporan tentang penembakan lain di seberang jalan di mal tempat bassett. Saya tidak melihat atau mendengar polisi atau helikopter jadi mudah-mudahan ini hanya kehati-hatian dan seseorang membuat mal-mal bingung. sangat mengerikan. Namun, pada saat ini tidak ada laporan tentang penembakan kedua,” tulisnya lagi.

"Kami masih di hotel kami. agen federal di pintu gedung,” ucap pria bersia 47 tahun itu.

Dilansir dari Metro, Minggu (4/8), fans mereka pun bergegas mengirim pesan ucapan selamat ke grup, dan memohon agar mereka tetap aman.

"Itu sangat menakutkan, saya bahkan tidak bisa membayangkan, tolong tetap aman," tulis dan mereka. Sementara yang lain, "Saya harap Anda semua baik-baik saja dan tidak ada yang terluka,” fans lainnya.

Seseorang lain berkomentar, “Pikiran kami ditujukan kepada Anda dan calon korban, Mark. Hati hati,” tulisnya.

Polisi telah memperingatkan orang-orang untuk menjauh dari daerah Cielo Vista Mall di El Paso karena banyak penembak. Sedikitnya 22 orang terluka, dengan 11 korban dilarikan ke Pusat Medis Universitas El Paso.

Walikota El Paso, Dee Margo mengatakan, beberapa orang telah tewas dalam insiden itu dan ada tiga tersangka dalam tahanan.

"Ini benar-benar sebuah tragedi yang membuat saya sulit mendapatkan lengan saya, terus terang," kata Walikota Dee Margo.

Presiden Donald Trump juga memberikan tanggapan pada insiden itu.

“Penembakan yang mengerikan di ElPaso, Texas. Laporan sangat buruk, banyak yang terbunuh. Bekerja dengan otoritas Negara dan Daerah, dan Penegakan Hukum. Berbicara kepada Gubernur untuk menjanjikan dukungan total dari Pemerintah Federal. Tuhan beserta kalian semua!,” tulis Trump di laman Tweeter-nya.

Polisi mengatakan mereka sedang mencari Walmart dan berbagai adegan di daerah dekat tempat penembakan itu dilaporkan terjadi. Castillo menambahkan, tidak ada ancaman segera bagi masyarakat. FBI saat ini sedang menyelidiki.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar