Begini Cara Masyarakat Mesir Kuno Membuat Mummi

Penulis: Elfa | Editor: Reza Perdana

Begini Cara Masyarakat Mesir Kuno Membuat Mummi

Mummi (BBC)

Minggu, 19 Agustus 2018 | 12:52

Analisadaily - Di era modern, cara membuat mummi atau mengawetkan manusia yang telah meninggal sangatlah mudah karena ada banyak bahan kimia yang sudah diciptakan. Bagaimana dengan mereka yang hidup pada ribuan tahun lalu?

Mummi sendiri sudah dikenal sejak zaman mesir kuno. Ada banyak pertanyaan tentang cara masyarakat Mesir kuno mengawetkan manusia, bahkan bisa bertahan hingga hari ini. Melalui sebuah mummi yang meninggal di tahun 3.700-3.500 SM, peneliti mengungkap bagaimana cara masyarakat Mesir kuno membuat mummi.

Dr. Stephen Buckley, seorang arkeolog dari Universitas York, mengatakan, masyarakat mengunakan minyak tumbuhan, seperti minyak wijen. Bahan lainnya diekstrak. Misalnya menggunakan ekstrak akar bulrushes.

Digunakan pula tumbuhan akasia, pohon konifer, dan getah pinus. Dilansir dari BBC, Minggu (19/8), ketika dicampur ke dalam minyak, itu akan memberinya sifat antibakteri, melindungi tubuh dari pembusukan.

Dr. Jana Jones, Egyptologist dan ahli praktik pemakaman Mesir kuno dari Macquarie University di Sydney, mengatakan, penelitian tentang tubuh mummi dari tahun 3.700-3.500 SM memberikan kontribusi penting bagi pengetahuan tentang periode prasejarah dan perluasan praktik mumifikasi, serta informasi baru tentang mummi.

"Dengan menggabungkan analisis kimia dan pemeriksaan visual tubuh, penyelidikan genetik, penanggalan radiokarbon serta analisis mikroskopis dari pembungkus kain, kami menegaskan, proses mumifikasi terjadi sekitar 3.600 SM pada laki-laki, berusia antara 20 dan 30 tahun ketika ia meninggal," kata Dr. Jana.

Cara ini sudah digunakan hampir 2.000 tahun oleh masyarakat Mesir. Pembalseman hanyalah satu langkah dalam proses mempertahankan tubuh.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar