Asiknya Wisata Petik Stroberi di Dataran Tinggi Karo

Asiknya Wisata Petik Stroberi di Dataran Tinggi Karo

Wisatawan sedang memetik langsung buah stroberi di kebun.

(rel/rzd)

Sabtu, 15 September 2018 | 17:46

Analisadaily (Karo) - Kota Berastagi di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, terkenal sebagai daerah tempat berasalnya buah-buahan segar. Sebab, di daerah yang terletak di Dataran Tinggi Karo ini, banyak ditemukan kebun-kebun buah milik pekebun.

Untuk menarik wisatawan, banyak dari pekebun menyediakan wisata petik buah, salah satunya Kebun Sonak Malela yang berada di Desa Tongkoh. Di lahan perkebunan seluas kurang lebih 500 meter persegi, wisatawan bisa merasakan sensasi memetik langsung buah stroberi dari pohonnya.

“Bagi pengunjung yang ingin memetik langsung buah stroberi dari pohonnya, kami mematok harga Rp 10.000 per ons,” kata pemilik kebun, Sonak, Sabtu (15/9).

Diakuinya, banyak wisatawan yang datang ke kebunnya di saat akhir pekan. Kebanyakan wisatawan yang datang dari berbagai daerah, seperti Kota Medan, Kota Binjai, bahkan ada juga yang dari luar Pulau Sumatera.

“Di sini, kami menyediakan topi untuk wisatawan yang ingin berkebun. Mereka juga boleh foto-foto. Namun, buah yang sudah dipetik tidak boleh dimakan sebelum dibayar terlebih dahulu,” ungkap Sonak yang sudah puluhan tahun berkebun.

Kebun stroberi.

Kebun stroberi.

Seorang wisatawan asal Kota Makassar, Arny mengatakan, kunjungannya ke kebun stroberi milik Sonak Malela setelah sebelumnya mengunjungi Taman Alam Lumbini yang tidak jauh dari lokasi kebun. Dirinya datang bersama temannya dari Kota Medan.

“Tadi saya lihat, terus harganya murah, kalau beli sama pedagang harganya sekitar Rp 20.000 per ons. Kalau di sini, bisa petik langsung dan bisa milih buahnya langsung,” ucapnya.

Kebun stroberi.

Kebun stroberi.

Menurut Arny, memetik langsung buah stroberi di kebun memiliki sensasi tersendiri. Selain bisa memilih langsung bentuk buahnya, juga bisa menyegarkan mata karena banyak melihat tumbuhan berwarna hijau.

“Beda aja, lebih fresh. Soalnya jarang-jarang ada seperti ini di daerah tempat tinggal saya,” ungkapnya.

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar