Angin di Jupiter Berhembus Hingga 3.000 Km

Penulis: Elfa Harahap | Editor: Christison Sondang Pane

Angin di Jupiter Berhembus Hingga 3.000 Km

Jupiter (BBC)

Senin, 12 Maret 2018 | 11:46

Analisadaily - Peneliti Juno dari badan antariksa Amerika mempelajari variasi daya tarik gravitasi saat dia melintasi atmosfer Jupiter. Penelitiannya menyebutkan, angin di Planet Jupiter bisa berhembus hingga jarang 3.000 kilometer.

"Ini memecahkan misteri lama. Selama lebih dari 40 tahun kami tidak tahu apakah angin di sana akan pergi jauh atau apakah berputar di sekitar planet. Ternyata, bisa berhembus hingga tiga ribu kilometer ke arah bawah," kata Juno Tristan Guillot dari Côte d'Azur Observatory, Prancis.

"Ini sangat penting untuk memahami dinamika atmosfir, tidak hanya di Jupiter tapi di planet gas lain seperti Saturnus, Uranus dan Neptunus dan juga planet ekstrasurya yang sudah temukan," lanjutnya, seperti dilaporkan dari BBC, Senin (12/3).

Keadaan angin terjadi karena gas hidrogen dan helium yang dominan mulai mengalami transisi di bawah tekanan besar ke keadaan cairan eksotis. Jadi, seluruh massa material tampak berputar dengan cara yang seragam - seolah-olah benda padat.

"Hidrogen terkompresi sehingga menjadi logam dan kemudian bisa bergerak dengan mudah,” lanjutnya.

Penemuan terbaru memungkinkan peneliti mampu memetakan medan magnet planet dan pada akhirnya bisa menjawab berbagai pertanyaan lain.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar